oh iya.. ini juga cuma bagian yg gw bikin sih, kalo tugas utuhnya ada sama temen gw yg Zulham itu karena bagian dia yg nyatuin dan ngeupload. tapi lumayan kok bisa ngebuka sedikit wawasan tentang IKM UI buat yg mau tau
MENGENAL
IKM UI
IKM. Siapa
tak tahu kepanjangannya? Bagi Sivitas Akademia UI tentunya tak asing lagi dan
bahkan sudah hapal. Ikatan Keluarga Mahasiswa Universitas Indonesia, kan?
Namun, jika ditelaah apakah fungsinya?; bagaimana strukturnya?; apa sih dia sebenarnya? Tak banyak lagi yang
tahu. Maka pada suatu kesempatan berharga, kelompok Lentera Perjuangan behasil
menimba informasi seputar IKM UI kepada Hendriq Kusfanto yang menjabat sebagai
wakil BPM Fakultas Farmasi.
Apakah
IKM itu sebuah organisasi?
Bukan. IKM
memiliki cakupan yang lebih luas lagi. Ia semacam sebuah negara dimana seluruh
mahasiswa UI adalah rakyatnya, dan mewadahi berbagai kegiatan para mahasiswa
UI.
Saya
dengar ada istilah IKM aktif dan IKM pasif. Apa maksudnya?
Yang benar
itu IKM aktif dan IKM biasa. Tidak ada yang pasif. Saat kita menjajaki status
sebagai mahasiswa UI, maka otomatis kita sudah menjadi anggota IKM, namun baru
berstatus ‘biasa’. Dengan menjalankan rangkaian prosedur seperti rajin
mengikuti kegiatan-kegiatan kemahasiswaan dan mendapat rekomendasi dari
fakultas, barulah kita masuk ke golongan ‘aktif’, inilah yang dimaksud dengan
IKM biasa dan IKM aktif.
Apa
ada keuntungan jika berstatus IKM aktif? Sekaligus adakah kerugian jika menjadi
IKM biasa?
Dengan
status aktif yang kita miliki, kita bisa bergabung dalam organisasi seperti
BPM, BEM; kita bisa mengikuti kegiatan UKM yang disuka; dan sebagainya. Perlu
diulang lagi bahwa IKM mewadahi segala
aktivitas mahasiswa UI sehingga jika kita ingin bergabung ke dalam suatu aktivitas,
maka syaratnya adalah dengan memiliki status aktif terlebih dahulu.
Disamping
itu keuntungan menjadi aktif, banyak sekali. Tentunya dengan mengikuti berbagai
kegiatan kita akan memiliki banyak pengalaman, jangkauan pergaulan yang luas,
‘bisa’ dikenal para dosen, dan sebagainya. Alangkah baiknya kita tidak menjadi
mahasiswa Kupu-Kupu (Kuliah-pulang Kuliah-pulang) karena di momen kuliah ini
banyak sekali kesempatan untuk menggali hal baru, mendalaminya, dan menjadi
ahli didalamnya. Dengan menjadi aktif banyak manfaat yang akan mengantar kita
menuju masa depan cerah. Lain halnya jika hanya menjadi ‘penonton’ dan tidak
melakukan apa-apa. Jika yang ditanya mengenai kerugian menjadi IKM biasa, ya
seperti memutarbalikkan keadaan diatas. Kurang memiliki pengalaman; pergaulan
sebatas itu-itu saja, tinggal mencari antonimnya saja. Untuk kerugian yang bersifat berat seperti
terkena hukuman, tidak ada.
actually itu ga cocok dibilang artikel karena terlalu sedikit hehe :P semoga bermanfaat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar